Kamis, 12 Mei 2016

TRIAS EPIDEMIOLOGI


KONSEP  TRIAS  EPIDEMIOLOGI
            Segitiga epidemiologi yang sering dikenal dengan istilah trias epidemiologi merupakan konsep dasar yang memberikan gambaran tentang hubungan antara tiga faktor utama yang berperan dalam terjadinya penyakit dan masalah kesehatan lainnya yaitu: Host,Agent,dan Lingkungan.
KOMPONEN PADA SEGITIGA  EPIDEMIOLOGI
A.      FAKTOR PENJAMU/HOST
Pejamu adalah manusia atau makhluk hidup lainnya yang menjadi tempat terjadinya proses alamiah perkembangan penyakit. Yang termasuk faktor pejamu adalah
1.      Genetika
Faktor keturunan dapat meliputi status kesehatan. Misalnya: buta warna, asma, hemofilia,dll.
2.      Umur dan keadaan imunologi mempengaruhi status kesehatan karena ada kecenderungan penyakit menyerang umur tertentu.

 Misalnya:   -  pada penderita karena imunya belum stabil
-          Pada manula karena imunnya sudah menurun
3.      Jenis kelamin mempengaruhi status kesehatan karena ada penyakit yang terjadi lebih banyak atau hanya ditemukan pada pria atau wanita.
Misalnya:  kanker serviks pada wanita
4.      Etnis/ras/warna kulit mempengaruhi status kesehatan karena terdapat perbedaan antara etnis atau ras tetentu.
Misalnya: Ras kulit putih lebih beresiko terkena kanker kulit dibandingkan dengan ras kulit hitam.
5.      Keadaan fisiologi tubuh, mempengaruhi status kesehatan.
Misalnya: kelelahan, kehamilan, pubertas, keadaan gizi.
6.      Perilaku dan kebiasaan atau gaya hidup mempengaruhi status kesehatan
Misalnya: personal hygiene, hubungan antara pribadi dan lain-lain.

B.      FAKTOR AGEN
Agen adalah suatu unsur, organisme hidup atau kuman infeksi yang menyebabkan terjadinya penyakit atau masalah kesehatan lainnya.
            Agent  penyakit yang terdiri dari biotis dan abiotis
1.      Penyebab biotis ada lima golongan
a.      Protozoa(plasmodium, amoeba)
b.      Metazoa(arthropoda, helmintes)
c.       Bakteri(salmonela, meningitis)
d.      Virus(dengue,polio)
e.      Jamur(candida, tinia algae)
2.      Penyebab abiotis terdiri dari
a.      Nutrient agent: kekurangan/kelebihan gizi.
b.      Chemical agent: pestisida, obat  dan logam berat.
c.       Physical agent: suhu, kelembapan, panas
d.      Mechanical agent: pukulan,kecelakaan, trauma, dll

C.      ENVIRONMENT
Lingkungan adalah sebuah faktor diluar individu yang dapat berupa lingkungan fisik, biologis, sosial, dan ekonomi. Yang termasuk faktor lingkungan adalah lingkungan fisik, lingkungan biologis, lingkungan sosial, dan lingkungan ekonomi.
Lingkungan adalah kumpulan dari semua kondisi atau kekuatan dari luar yang mempengaruhi kehidupan dan perkembangan dari suatu organisme hidup(manusia).

Lingkungan fisik seperti tanah dan udara serta interaksi satu sama lain. Lingkungan biologis adalah semua organisme hidup baik binatang tumbuhan maupun mikroorganisme kecuali manusia sendiri. Lingkungan sosial termasuk semua interaksi antara manusia dari makhluk sesamanya yang meliputi faktor sosial, ekonomo, kebudayaan , dan psikososial.

Related Posts:

  • MIGRAIN Merupakan nyeri kepala berdenyut yang kerapkali disertai mual, muntah yang rasa sakitnya disebabkan oleh pembesaran pembuluh darah di dalam kepala. Penderita biasanya sensitif terhadap cahaya, suara, bahkan bau-bauan. Fa… Read More
  • MAG Pengertian Mag        Maag atau radang lambung atau tukak lambung adalah gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit, mulas, da… Read More
  • Nyeri SendiNyeri sendi adalah rasa sakit pada bagian tubuh yang menghubungkan tulang dengan tulang, menyebabkan pergerakan dan kualitas hidup Anda menjadi terganggu. Nyeri sendi bisa berlangsung singkat atau lama. Tingkat keparahan rasa… Read More
  • RADANG TENGGOROKAN Pengertian Radang Tenggorokan Sakit tenggorokan atau disebut faringitis, terjadi karena infeksi bakteri atau virus seperti dalam kasus pilek. Kekebalan terhadap sakit tenggorokan baru terbentuk pada usia dewasa sehingga… Read More
  • ALZHEIMER Pengertian Alzheimer Alzheimer adalah penyakit sejenis sindrom dengan apoptosis sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan,sehingga otak tampak mengerut dan mengecil. Kondisi ini menyebabkan sel sel saraf dalam otak m… Read More

1 komentar: