This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 09 Agustus 2016

KEPUTIHAN


Pengertian
Keputihan adalah salah satu kondisi yang normal dan biasa dialami wanita pada saat tertentu dimana vagina akan mengeluarkan cairan atau lendir yang encer, bening, tidak gatal dan tidak berbau.
Saat mengalami keputihan, seorang wanita akan mengeluarkan lendir dari vaginanya. Lendir yang diproduksi oleh serviks atau leher rahim dan kelenjar dalam vagina ini akan keluar dengan membawa sel-sel mati serta bakteri.

Jumlah, warna, serta kekentalan lendir karena keputihan tergantung pada siklus menstruasi yang dialami. Lendir yang normal umumnya berwarna bening hingga keputih-putihan, tidak berbau, dan tidak disertai gatal-gatal atau rasa perih pada daerah vagina.

Jika mengalami keputihan dengan gejala berbeda, sebaiknya waspada. Misalnya, ada perubahan pada warna dan kekentalan lendir, jumlah lendir yang berlebihan, bau lendir yang tajam, pendarahan di luar jadwal haid, serta rasa gatal di sekitar vagina dan nyeri pada perut.
Keputihan yang tidak normal juga sangat jarang dialami oleh remaja putri yang belum melewati masa pubertas dan wanita yang telah menopause. Karena itu, segera periksakan diri ke dokter jika Anda, anak Anda, atau anggota keluarga lain mengalaminya.

Keputihan Fisiologis
Jenis keputihan ini biasanya sering terjadi saat masa subur, serta saat sesudah dan sebelum menstruasi. Biasanya saat kondisi-kondisi tersebut sering terdapat lendir yang berlebih, itu adalah hal normal, dan biasanya tidak menyebabkan rasa gatal serta tidak berbau. Keputihan fisiologis pada wanita hamil tidak berpengaruh terhadap janin secara langsung, karena adanya selaput ketuban yang dapat melindungi janin.
Keputihan fisiologis atau juga banyak disebut keputihan normal memiliki ciri-ciri:
Cairan keputihannya encer
Cairan yang keluar berwarna krem atau bening
Cairan yang keluar tidak berbau
Tidak menyebabkan gatal
Jumlah cairan yang keluar terbilang sedikit

Keputihan Patologis
Keputihan jenis patologis disebut juga sebagai keputihan tidak normal. Jenis keputihan ini sudah termasuk ke dalam jenis penyakit. Keputihan patologis dapat menyebabkan berbagai efek dan hal ini akan sangat mengganggu bagi kesehatan wanita pada umumnya dan khususnya kesehatan daerah kewanitaan.
Keputihan patologis akibat adanya infeksi akan mengakibatkan meningkatnya resiko bayi lahir prematur pada wanita hamil dan bayi pun akan turut terkena infeksi. Bayi yang terkena infeksi virus beresiko mengalami ganngguan pencernaan dan gangguan pernapasan hingga bisa menyebabkan bayi mengalami kematian. Dan bayi yang mengalami infeksi akibat bakter dapat menyebabkan kebutaan pada bayi.

Keputihan patologis memiliki ciri-ceiri sebagai berikut:
Cairannya bersifat kental
Cairan yang keluar memiliki warna putih seperti susu, atau berwarna kuning atau juga hijau
Keputihan patologis menyebabkan rasa gatal
Cairan yang keluar memiliki bau yang tidak sedap
Biasanya menyisakan bercak-bercak yang telihat pada celana dalam wanita
Jumlah cairan yang keluar sangat banyak.

Penyebab Keputihan yang tidak normal atau patologis bisa disebabkan oleh karena faktor berikut ini:
Kebersihan hygiene daerah kewanitaan yang kurang terjaga.
Keputihan karena infeksi. Keputihan yang disebabkan infeksi ini oleh karena adanya bakteri,               gonorrhoe, parasit trichomonas, jamur Candida dan virus (HPV, Herpes, AIDS).
Mengenakan pakaian atau pun celana dalam yang berbahan sintesis.
Pemakaian obat-obatan dalam waktu lama dalam hal ini adalah pemakian obat seperti halnya               antibiotik.
Stress dan kelelahan.

Tanda Gejala Ciri Keputihan

Ada beberapa tanda gejala serta ciri-ciri wanita yang terkena penyakit keputihan yang bisa dikenali dari macam bau dan warna keputihan itu sendiri.
Ciri-ciri keputihan pada wanita antara lain adalah sebagai berikut :
1. Cairan yang keluar berbau tidak sedap.
2. Berwarna putih susu, kuning atau hijau.
3. Menyebabkan rasa gatal dan nyeri pada daerah genital wanita.
4. Cairan keputihan kental.
5. Terkadang bercampur darah.

Jenis-jenis Keputihan
Jenis macam keputihan pada wanita dikenali dari warna keputihan itu sendiri. Berikut jenis-jenis keputihan yang dilansir dari womenshealth antara lain adalah sebagai berikut :
Bening menuju putih, basah, dan elastis.
Keputihan ini muncul selama pertengahan siklus kesuburan. Itu adalah mekanisme alami tubuh untuk memudahkan sperma masuk ke dalam vagina dan mampu membuahi sel telur.

Putih dan gatal
Infeksi jamur akibat bakteri berlebih pada daerah Miss V bisa menjadi penyebab keputihan ini. Meski ini tidak berbau, rasa gatal pada labia luar atau dalam bisa sangat hebat. Infeksi bisa disebabkan berbagai hal, di antaranya konsumsi antibiotik dan kebersihan pakaina dalam yang kurang.

Keabu-abuan, tipis, dan berbau tajam
Bakteri Vaginosis (BV) juga sangat umum dialami wanita usia 15 sampai 44 tahun. Ini mudah disembuhkan dengan obat-obatan resep setelah diagnosa dokter. Alasan wanita mengalami BV belum diketahui.

Kuning kehijauan dan sedikit berbau
Dua bakteri umum penyebab penyakit kelamin seperti chlamydia atau gonore bisa menjadi penyebabnya. Tanda-tanda lain dari infeksi ini seperti nyeri panggul dan rasa terbakar saat buang air kecil. Yang mengerikan, kebanyakan wanita bisa tidak merasakan gejala ini.

Berbusa, berbau, dan berwarna abu-abu atau hijau
Ini kemungkinan disebabkan infeksi trichomoniasis. Ini adalah penyebab penyakit menular seksual yang dapat disembuhkan. Trichomoniasis dapat disebarkan melalui handuk dan benda yang memungkinkan kontak dengan kulit.

Minggu, 07 Agustus 2016

BATUK

                                             

Pengertian Penyakit Batuk, Jenis dan Penyebabnya. Banyak orang mengira bahwa batuk adalah suatu penyakit. Namun sebenarnya batuk adalah reaksi dari penyakit lain yang menggangu system pernapasan atas. Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya.

Batuk terjadi karena rangsangan tertentu yang terjadi pada saluran pernapasan, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernapasan, bahkan telinga). Kemudian reseptor akan mengalirkan lewat syaraf ke pusat batuk yang berada di otak. Di sini akan memberi sinyal kepada otot-otot tubuh untuk mengeluarkan benda asing tadi, hingga terjadilah batuk.

Jenis-jenis Batuk
Jenis-jenis batuk meliputi batuk kering dan berdahak.
Tanda-tanda awal batuk kering biasanya adalah rasa gatal di tenggorokan yang memicu batuk. Batuk tanpa dahak ini biasa terjadi pada tahap akhir pilek atau ketika ada paparan dari bahan iritan.
Pada kasus yang berdahak, batuk justru sangat membantu karena berfungsi mengeluarkan dahak. Dahak tersebut bisa berasal dari tenggorokan, sinus, serta paru-paru.

Batuk Akut dan Kronis

Batuk dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu batuk akut dan batuk kronis, keduanya dikelompokkan berdasarkan waktu.
1. Batuk akut adalah batuk yang berlangsung kurang dari 14 hari, serta dalam 1 episode. Bila batuk sudah lebih dari 14 hari atau terjadi dalam 3 episode selama 3 bulan berturut-turut, disebut batuk kronis atau batuk kronis berulang.
2. Batuk kronis berulang yang sering menyerang anak-anak adalah karena asma, tuberkolosis (TB), dan pertusis (batuk rejan/batuk 100 hari). Pertusis adalah batuk kronis yang disebabkan oleh kuman Bordetella pertussis. Pertussis dapat dicegah dengan imunisasi DPT.FM JB.

Jenis Batuk

Batuk Berdahak
Batuk berdahak adalah batuk yang disertai dahak yang berwarna kuning atau kehijauan akibat terjadinya infeksi pada saluran pernafasan. Dahak pada batuk ini bisa menyumbat pernafasan apabila tidak segera ditangani dan diatasi.

Batuk Kering
Batuk kering adalah batuk yang tidak disertai oleh dahak dengan saluran pernafasan terasa gatal yang luar biasa sehingga merangsang batuk.

Batuk Khusus
Batuk khusus adalah batuk yang terjadi sebagai efek dari suatu penyakit tertentu, seperti penyakit TBC, Asma, penyakit jantung lemah dan lain sebagainya.

Penyebab Batuk
Infeksi saluran pernapasan akibat virus adalah penyebab utama pada sebagian besar pengidap. Di samping itu, ada beberapa penyebab batuk lain yang meliputi:
Penyakit jangka panjang yang kambuh, misalnya asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), atau bronkitis kronis.
Rinitis alergi, misalnya alergi terhadap serbuk sari (hay fever).
GERD. Penyakit ini menyebabkan asam lambung berkumpul pada esofagus dan memicu batuk.
Cairan dari hidung yang menetes ke tenggorokan.
Merokok atau menggunakan tembakau dengan cara lain.
Paparan debu, asap, serta senyawa kimia.

Penyebab Batuk
Sebelum kita mencar tahu bagaimana cara menyembuhkan batuk, terlebih dahulu kita harus mengetahui hal apa sajakah yang dapat memicu terjadinya batuk. Batuk dapat disebabkan oleh beberapa hal yang diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Umumnya disebabkan oleh infeksi di saluran pernapasan bagian atas yang merupakan gejala flu.
2. Infeksi saluran pernapasan bagian atas (ISPA).
3. Alergi
4. Asma atau tuberculosis
5. Benda asing yang masuk kedalam saluran napas
6. Tersedak akibat minum susu
7. Menghirup asap rokok dari orang sekitar
8. Batuk Psikogenik. Batuk ini banyak diakibatkan karena masalah emosi dan psikologis.

Tips Mengatasi Batuk
Ada beberpa cara yang dapat kita lakukan saat batuk menyerang diantaranya adalah dengan melakukan tips-tips mengatasi batuk berikut ini :
1. Pakailah Jaket
Pakailah jaket saat anda keluar rumah terutama saat cuaca sedang dingin, tujuannya batuk berkurang dan agar tubuh tetap hangat. Sobat inner juga bisa mandi dengan air hangat, makanan-makanan yang hangat, minum minuman yang hangat, pokonya yang hangat-hangat hehe.
2. Gunakan Minyak Kayu Putih
Agar tubuh tetap hangat sobat inner juga bisa memakai minyak kayu putih untuk dibalukan di bagian dada, leher dan hidung.
3. Kurangi Makanan Yang Manis
Saat anda batuk, anda juga dapat mengurangi makanan/minuman yang manis seper gula, karena makanan atau minuman yang manis-manis dipercaya dapat memicu terjadinya batuk
4. Pakailah Masker Ketika Berkendara
Memakai masker saat berkendara dapat mengurangi resiko gangguan pada saluran pernafasan yang diakibatkan oleh polusi udara.
5. Perbanyak Minum Air Putih
Cara yang terakhir ini merupakan cara yang sederhana yaitu hanya dengan minum air putih. Mengapa harus memperanyak minum air putih? Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, bahwa air putih memiliki banyak manfaat dan salah satunya adalah untuk menjaga kesehatan tubuh kita termasuk menjaga kebersihan tenggorokan.

PENCEGAHAN JERAWAT


Pengertian
Jerawat adalah masalah kulit yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik pada beberapa bagian tubuh, seperti wajah, leher, punggung, dan dada. Bintik-bintik tersebut dapat berkisar mulai dari yang ringan, seperti komedo hitam dan komedo putih, hingga bintik-bintik parah yang berisi nanah dan kista.
Jerawat adalah masalah kulit yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik pada beberapa bagian tubuh, seperti wajah, leher, punggung, dan dada. Bintik-bintik tersebut dapat berkisar mulai dari yang ringan, seperti komedo hitam dan komedo putih, hingga bintik-bintik parah yang berisi nanah dan kista. Biasanya bintik-bintik yang tergolong parah tersebut akan meninggalkan bekas luka.
Selain ditandai dengan gejala-gejala seperti kulit berminyak dan munculnya bintik-bintik, kadang-kadang jerawat juga menyebabkan kulit terasa panas dan sakit saat disentuh. Ada beberapa bagian pada tubuh yang biasa ditumbuhi jerawat dan yang paling umum adalah wajah. Jerawat merupakan kondisi yang umum, artinya sebagian besar orang pernah mengalaminya.

Penyebab Jerawat Karena Faktor Eksternal
1. Pola makan yang tidak sehat
Sebenarnya semua penyakit yang dialami oleh manusia sedikit banyak dipengaruhi oleh apa yang kita makan. Tanpa sadar kita mengkonsumsi makanan penyebab jerawat, bahkan setiap hari. Sering mengkonsumsi makanan cepat saji , gorengan dan makanan yang mengandung gula tinggi mampu menjadi  jerawat di wajah.
2. Kulit berminyak
Kulit berminyak memang merupakan jenis kulit yang paling disenangi oleh jerawat. Kadar minyak berlebih pada wajah akan membuat bakteri-bakteri dari luar menempel pada wajah. Bakteri yang menempel pada kulit inilah yang menyebabkan kulit menjadi  berjerawat jika tidak dibersihkan.
3. Polusi udara
Udara yang tercemar atau terpolusi memang menjadi media yang baik untuk menyebarnya bakteri dan virus. Bakteri tersebut dapat menempel di wajah dan kemudian menimbulkan  jerawat.
4. Iritasi wajah
Jerawat yang muncul bisa menjadi tanda bahwa kulit sedang iritasi. Entah itu iritasi makanan atau hal lainnya. Namun hal ini sangat dianjurkan untuk segera diberikan obat penghilang jerawat sesuai resep dokter, agar tidak menjadi lebih parah.
5. Mengkonsumsi obat kontrasepsi
Ketika mengunakan alat kontrasepsi, akan membuat kerja hormon menjadi terganggu sehingga kelenjar kulit pun juga ikut terganggu. Akibatnya kulit menjadi mudah jerawatan, seperti penyebab jerawat setelah melahirkan karena hormon yang belum stabil pasca melahirkan.
6. Kurang minum air putih
Buruknya metabolisme dalam tubuh juga bisa menjadi salah satu penyebab masalah kulit, terutama jerawat. Salah satu cara menstabilkan metabolisme tubuh adalah dengan banyak mengkonsumsi air putih. Selain itu manfaat air putih juga mampu meluruhkan minyak yang ada di dalam tubuh.
7. Alergi terhadap penggunaan kosmetik
Jerawat bisa saja muncul ketika salah mengunakan kosmetik. Hal ini menandakan bahwa, bahan-bahan kosmetik yang ada di dalam kosmetik tersebut memang tidak cocok untuk kulit dan bisa menyebabkan alergi, jika terus-menerus digunakan.

Penyebab Jerawat Karena Faktor Internal
Faktor internal ini merupakan penyebab jerawat yang langsung dari dalam tubuh, salah satunya hormon penyebab jerawat. Berikut ini beberapa diantaranya :
1. Masuk masa pubertas
Pada masa pubertas atau masa peralihan dari  anak-anak menuju  masa remaja atau dewasa memang mengalami banyak perubahan fisik dan juga hormon. Perubahan hormon pada masa peralihan ini bisa menyebabkan munculnya jerawat. Hal ini yang banyak menjadi penyebab jerawat saat menstruasi bagi para gadis belia.
2. Keturunan
Jika berbicara mengenai faktor keturunan, memang tidak bisa di elakan lagi bahwa banyak penyakit yang berasal karena keturunan, termasuk jerawat. Hal ini karena jenis-jenis hormon penyebab jerawat juga bisa diturunkan dari orang tua.
3. Kondisi stress
Banyak fakta yang membuktikan bahwa kondisi stress dapat memicu munculnya masalah kesehatan wajah seperti jerawat ini. Ciri-ciri jerawat karena hormon seperti stress yang sering dialami ini, karena produksi hormon ardenalin menjadi lebih banyak.Kelebihan hormon ini dapat berpengaruh terhadap munculnya jerawat.
4. Kekurangan vitamin A
Kurangnya vitamin A membuat kelenjar kulit tidak sehat sehingga tidak mampu memerangi virus dan bakteri penyebab jerawat. Vitamin A juga merupakan antioksidan bagi kulit, yang akan menjaga kesehatan kulit dari serangan radikal bebas.

Cara mengatasi Jerawat

a.       Lemon

Asam askorbat-L yang terkandung dalam lemon dapat mengurangi masalah peradangan pada kulit berjerawat serta membersihkan pori – pori wajah yang tersumbat. Lemon juga dikenal baik sebagai pencerah kulit dan penghilang noda pada wajah.

  1. Siapkan satu buah lemon
  2. Tekan sedikit lemon, potong menjadi dua bagian, lalu peras
  3. Oleskan pada wajah anda
  4. Biarkan selama 15 menit kemudian bilas dengan air dingin dan keringkan dengan handuk
  5. Lakukan perawatan ini secara rutin sekali dalam sehari untuk mengatasi masalah jerawat

b.       Pasta gigi

Fluoride, triclosan, hidrogen peroksida adalah beberapa bahan aktif dalam pasta gigi yang dapat mencegah iritasi kulit, mengeringkan jerawat dan mengurangi peradangan pada wajah. Cara menggunakan pasta gigi sebagai obat jerawat juga sangat mudah.
  1. Oleskan pasta gigi langsung pada jerawat dan hindari mengoleskan pasta gigi ke seluruh area kulit wajah
  2. Biarkan selama kurang lebih 2 jam atau semalaman
  3. Bilas wajah dengan air dingin dan keringkan
Sebaiknya hindari penggunaan pasta gigi pada kulit sensitif. Pilih pasta gigi dengan kandungan floride yang lebih rendah. Jika mungkin, gunakan pasta gigi organik.

c.        Ketimun

Tidak kita sadari bahwa ketimun memiliki manfaat yang luar biasa untuk kulit. Ketimun kaya akan antioksidan, mineral, asam amino dan vitamin C yang berkhasiat untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh, membersihkan jerawat serta melembabkan kulit.
  1. Potong ketimun tipis tipis lalu aplikasikan pada wajah yang berjerawat dan diamkan selama kurang lebih 15 menit
  2. Bilas wajah dengan air hangat
Untuk hasil yang lebih maksimal, minumlah jus ketimun yang dicampur dengan perasan jeruk nipis. Jus ketimun dapat membersihkan tubuh dan mengeluarkan racun dari dalam.

d.       Kulit Jeruk

Vitamin C dan asam alpha hidroksi dalam kulit jeruk mampu membersihkan pori – pori kulit yang tersumbat debu dan kotoran serta mengangkat sel kulit mati.
1.      Keringkan kulit jeruk di bawah matahari selama beberapa hari sampai benar benar kering.
2.      Haluskan kulit jeruk yang telah dikeringkan tadi
3.      Tambahkan air secukupnya pada bubuk kulit jeruk dan aduk hingga menjadi pasta
4.      Oleskan pasta pada wajah yang berjerawat dan diamkan selama beberapa menit
5.      Bilas dengan air hangat

e.       Putih Telur

Putih telur dapat mengecilkan pori – pori kulit serta mengurangi minyak berlebih yang merupakan penyebab jerawat. Enzim lysozim yang terkandung dalam putih telur dapat menghancurkan dinding sel bakteri penyebab jerawat.
Selain itu, putih telur juga terbukti ampuh untuk menghilangkan komedo yang biasanya bersarang di hidung.
  1. Ambil sebutir telur, pisahkan kuning dan putih telur.
  2. Kocok putih telur hingga mengembang
  3. Oleskan pada wajah hingga mengering
  4. Bilas dengan air hangat


Sabtu, 06 Agustus 2016

MENGHITUNG KEBUTUHAN KALORI BASAL HARIAN DAN KALORI BAHAN MAKANAN HARIAN


MENGHITUNG KEBUTUHAN KALORI BASAL HARIAN DAN KALORI BAHAN MAKANAN HARIAN
Menghitung Kebutuhan Kalori Basal Harian
1.       Menghitung Berat Badan Ideal (BBI) berdasarkan rumus Brocca
BBI=90% (tinggi badan-100)x1kg
Jika pria <160 dan wanita<150 dihitung dengan cara
BBI=(Tinggi badan-100)x1kg

2.       Menghitung kebutuhan kalori basal berdasarkan jenis kelamin
-          Pria=BBIx30kkal
-          Wanita=BBIx25kkal


3.       Tambahkan faktor aktivitas dan stress pada kebutuhan kalori basal
-          Tambahkan 10-20%  pada aktivitas ringan
-          Tambahkan 20-30%  pada aktivitas sedang
-          Tambahkan 40-50%  pada aktivitas berat

4.       Mengurangi atau menambahkan dengan faktor koresksi seperti:
-          40-59 tahun -5%
-          60-69 tahun -10%
-          >70 tahun -20%
-          Berat Badab berlebih -20%
-          Berat Badab berkurang 20%
-          Stres dan infeksi 30%
Setelah semua dihitung maka dapatlah jumlah kebutuhan kalori basal harian, kemudian untuk mencari kabutuhan kalori bahan makanan harian dilakukan hal di bawah ini.
5.       Setelah mendapat berapa bantak jumlah kebutuhan kalori harian kita maka untuk mencari kebutuhan:
a.       karbohidrat=60% dari total  kebutuhan kalori basal harian kita
b.      protein =10% dari total kebutuhan kalori basal harian kita
c.       Lemak =30% dari total kebutuhan kalori harian kita.
Sampai di sini dulu ya semoga bermanfaat J, bagi yang mau diet  tetap semangat ya dietnya dan jangan lupa diet dengan cara yang sehat ya J


BANTUAN HIDUP DASAR (BHD)


BANTUAN HIDUP DASAR (BHD)
Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah merupakan tindakan pertolongan pertama yang dilakukan untuk memulihkan kembali seseorang yang mengalami henti napas atau henti jantung.
Algoritma Bantuan Hidup Dasar
1.       Jika menemukan seseorang dalam keadaan tidak sadar, maka lakukanlah:
a.       Perhatikan keadaan sekitar, perhatikan keselamatan diri sendiri sebelum menolong orang.
b.      Periksa apakah penderita  tersebut tidak responsif dengan cara mengguncangkan tubuhnya atau memanggil nama sapan.
c.       Mintalah bantuan dengan berteriak ke sekitar dan mintalah seseorang untuk menelpon ambulans atau rumah sakit.
2.       Jika penderita tidak responsif lakukanlah bantuan hidup dasar kepadanya mulailah dengan CAB(Compression, Airway,Breating)
a.       Compression
-          Periksa nadi penderita dengan mempalpasi pulsasi Arteri Carotis Komunis (Di bagian leher) selama 5 detik.
-          Jika memiliki pulsasi atau denyutan maka pertolongan ditujukan untuk membebaskan airwayatau jalan nafa bantu dengan nafas yang adekuat 1 nafas setiap 5-6 detik , periksa setiap 2 menit.
-          Jika tidak memiliki sirkulasi mulai lah kompres dada segera, lakukan dengan 30 kompresi dengan kecepatan minimal 100x/menit kedalaman 5 cm pada paseien dewasa, berikan waktu pengembangan diantara 2 kompresi, ulangi terus sampai 5 kali=1siklus.
b.      Airway
Airway digunakan untuk membantu jalan nafas dilakukan dengan chin lift(dagu diangkat sedikit dengan menggunakan 2 jari yakni jari telunjuk dan jari tengah agar kepala menengadah)  atau jaw thrust( kedua ibu jari berda di dekat tepi kedua bibir kemudian empat tangan kiri dan kanan memegang tulang pipi, ini dilakukan dengan dua tangan).
c.       Breating
-          Jika penderita bernafas normal lakukan posisi pemulihan
-          Jika pernafasan tidak optimal frekuensi nafasnya lambat atau lebih cepat dari normal lakukan ikali nafas tiap 5 detik dan periksa pernafasan tiap 2 menit secara berkala.
-          Jika tidak bernafas lakukan pernafasan dari mulut ke mulut lakukan perlahan lakukan 2 detik per tiupan nafas, dan dapat juga di bantu dengan alat sungkup wajah (face mask).
-          Periksa pulsasi nadi tiap 5 siklus.
-          Jika penderita masih terus mengalami henti nafas lakukan tindakan BHD selama minimal 25-30 menit dan evaluasi terus tanda-tanda kehidupan penderita, dan hentikan bantuan apabila anda merasa leleah dan bantuan dari petugas kesehatan datang.


RECOVERY POSITION


     Recovery Position adalah posisi pemulihan yang dilakukan setelah seseorang berhasil menolong penderita yang telah mengalami henti nafas atau henti jantung.

     Recovery Position adalah penempatan posisipenderita setelah resusitasi berhasil dilakukan. Dalam posisi recovery, jalan nafas diharapkan dapat tetap bebas (secure airway) dan mencegah aspirasi jika terjadi muntah. Posisi recovery dapat dilakukan dengan:

1.       Penempatan lengan kanan membentuk sudut di elbow joint atau membentuk suduk siku dan lengan atas mengarah ke kepala.
2.       Letakkan lengan kiri melintasi dada dan letakkan pada sela leher.

3.       Dengan tangan penolong tarik kaki penderita ke arah atas dan mirigkan penderita menghadap tanah.

Selasa, 02 Agustus 2016

DIARE


Pengertian Diare
       Diare adalah sebuah penyakit di saat tinja atau feses berubah menjadi lembek atau cair yang biasanya terjadi paling sedikit tiga kali dalam 24 jam. Di negara berkembang, diare adalah penyebab kematian paling umum kematian balita, dan juga membunuh lebih dari 2,6 juta orang setiap tahunnya.
       Diare merupakan kondisi yang ditandai dengan encernya tinja yang dikeluarkan dengan frekuensi buang air besar (BAB) yang lebih sering dibandingkan dengan biasanya. Pada umumnya, diare terjadi akibat konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, atau parasit. Biasanya diare hanya berlangsung beberapa hari, namun pada sebagian kasus memanjang hingga berminggu-minggu.

Faktor Penyebab Diare Secara Umum
       Penyebab diare pada orang dewasa dan anak-anak umumnya adalah infeksi usus. Infeksi usus bisa terjadi ketika kita mengonsumsi makanan atau minuman yang kotor dan terkontaminasi. Mikroorganisme yang sering menyebabkan infeksi usus adalah bakteri, parasit, dan virus seperti norovirus dan rotavirus.

Diare juga bisa timbul akibat faktor-faktor berikut ini:
Efek samping obat-obatan tertentu,
Faktor psikologi, misalnya gelisah,
Konsumsi minuman beralkohol dan kopi yang berlebihan.

1. Infeksi Virus
      Berbagai jenis virus yang masuk ke tubuh lewat makan dan minuman juga bisa menyebabkan diare. Beberapa jenis virus antara lain adalah seperti cytomegalo, virus hepatitis, dan virus rota. Virus juga bisa masuk ke tubuh manusia melalui udara yang buruk, termasuk penyebab penyakit paling mematikan di dunia yaitu HIV

2. Infeksi Parasit
       Berbagai jenis parasit ternyata juga bisa menyebabkan diare. Berbagai jenis parasit penyebab diare adalah seperti Giardia Lambilia dan Cripstosporadium. Parasit ini bisa masuk ke tubuh lewat makanan dan minuman.

3. Infeksi Bakteri
       Bakteri adalah salah satu penyebab diare yang sangat umum. Bakteri bisa masuk ke tubuh manusia lewat makanan dan minuman yang kurang sehat atau perlengkapan memasak yang tidak bersih. Beberapa jenis bakteri yang menyebabkan diare antara lain adalah salmonella, escheria colli, shigella dan campylobacter.

4. Alergi Susu
       Alergi susu biasanya menjadi penyebab diare yang sangat umum pada anak-anak atau bayi. Hal ini disebabkan karena organ pencernaan tidak bisa mencerna laktosa atau gula yang terdapat pada susu. Berikan makanan untuk anak diare dengan tepat, agar tidak semakin parah.

Macam Macam Diare dan Tandanya 
1. Diare Berair Akut
       Macam diare nan pertama ialah diare berair akut. Tanda-tanda orang nan mengalami diare berair akut ialah buang air besar berair terus menerus selama beberapa jam bahkan hingga beberapa hari. Diare ini sangat berbahaya sebab dapat menyebabkan kehilangan cairan tubuh serta penurunan berat badan penderita.

2. Diare Berdarah Akut
       Macam diare nan kedua ialah diare berdarah akut. Tanda-tanda orang nan mengalami diare ini ialah bercampurnya darah beserta kotoran nan dikeluarkan pada saat buang air besar. Diare berdarah akut ini selain menyebabkan kehilangan cairan tubuh juga dapat menyebabkan kerusakan usus dan kekurangan gizi.

3. Diare Persisten
       Macam diare nan ketiga ialah diare persisten. Tanda-tanda orang nan mengalami diare ini dapat dilihat dari lamanya seseorang menderita diare. Jika penderita mengalami diare dalam waktu lebih dari dua minggu dapat dipastikan dia mengalami diare persisten. Diare persisten ini dapat menyebabkan dehidrasi, kekurangan gizi, dan infeksi non usus.

4. Diare Malnutrisi Berat
       Macam diare ini dapat menyebabkan kehilangan cairan tubuh akut, gagal jantung, kekurangan vitamin dan mineral.

Cara Mengatasi Diare dengan Tepat dan Aman
1. Minum banyak cairan. Cairan yang dimaksud antara lain: air putih, kuah kaldu, kuah sayur bening, jus, atau bisa juga dengan air gula dicampur garam (LGG=larutan gula garam). Untuk diare pada anak dapat digunakan oralit yang sudah siap pakai. Hal ini penting untuk mencegah dan mengatasi dehidrasi. Sebagai ukuran jika cairan sudah cukup yaitu ditandai dengan air seni berwarna kuning jernih atau bening. Perlu diketahui, Hindarilah minuman yang mengandung kafein dan alkohol karena malah akan meningkatkan pembuangan cairan tubuh.

2. Makanlah makanan yang mudah dicerna, yaitu makanan semipadat dan makanan rendah serat secara bertahap hingga buang air besar kembali normal. Contohnya roti, biskuit, telur, nasi atau ayam.

3. Hindari makanan tertentu, seperti produk susu, makanan berlemak, makanan tinggi serat atau makanan berbumbu tajam serta makanan pedas selama beberapa hari hingga diare teratasi.

4. Minum obat anti-diare. Di apotek atau toko obat banyak sekali obat untuk mengobati diare (obat diare) apalagi gencarnya iklan mengenai hal ini, seperti yang mengandung loperamide (Imodium) dan bismuth subsalicylate, yang dapat membantu mengurangi pergerakan usus sehingga dapat membantu mengatasi diare. Akan tetapi harus hati-hati menggunakan obat diare ini, karena kondisi medis tertentu dan infeksi bakteri maupun parasit – dapat diperburuk olehnya. Hal ini karena obat diare tersebut mencegah tubuh dalam membasmi penyebab diare. Juga, obat diare ini tidak selalu aman untuk anak-anak. Oleh karena itu sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengambil obat-obat ini atau ketika akan menggunakannya untuk mengobati diare pada anak.

5. Probiotik. Probiotik mengandung strain bakteri hidup yang mirip dengan bakteri sehat yang biasanya ditemukan dalam sistem pencernaan manusia. Probiotik dapat meningkatkan jumlah bakteri sehat untuk melawan bakteri jahat dalam saluran pencernaan. Bakteri yang menguntungkan juga dapat ditemukan dalam yogurt dan keju.